Updating Results

10 pertanyaan interview akuntan dan tips menjawabnya

Silvia Chandra

Careers Commentator
Temukan pertanyaan interview akuntan yang paling sering ditanyakan oleh rekruter beserta contoh menjawabnya dengan baik dan tepat melalui artikel yang satu ini!

Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash

Saat menghadapi interview pada posisi sebagai akuntan, tentunya kamu akan dihadapkan dengan pertanyaan interview akuntan yang cukup menantang.

Apakah kamu sudah siap dalam menghadapi interview akuntan di perusahaan impianmu? Untuk dapat meningkatkan peluangmu lolos sebagai akuntan, ada baiknya untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu menghadiri undangan interview.

Berikut ini merupakan contoh beberapa pertanyaan interview akuntan yang paling umum ditanyakan oleh rekruter beserta tips untuk menjawabnya. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Mengapa kamu tertarik menjadi seorang akuntan?

Pada bagian awal proses interview, kamu akan dihadapkan dengan pertanyaan interview akuntan yang satu ini.Untuk menjawabnya cobalah terlebih dahulu untuk mengevaluasi dirimu. Kira-kira apa yang membuatmu menyukai bidang akuntansi?

Selain itu, agar terlihat lebih profesional kamu juga bisa menghubungkan pengalamanmu sebelumnya yang pernah berhubungan dengan akuntansi. Misalnya kamu merasa tertarik dengan akuntansi karena kamu pernah berhasil membuat laporan akuntansi sehingga tim manajemen dari perusahaan tersebut dapat membuat keputusan dan menerapkan strategi yang tepat.

2. Menurutmu, apa tiga skill utama yang harus dimiliki oleh seorang akuntan?

Perusahaan mana pun juga tentunya menginginkan akuntan yang profesional dan kompeten. Oleh karena itu, kamu dapat memberikan jawaban yang mencakup pengetahuan bisnis secara umum, keahlian dalam menggunakan teknologi, berorientasi kepada pelanggan, dan lain sebagainya.

Contohnya seperti memiliki skill dalam berpikir secara analitis, mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, dan teliti.

Baca juga: 10 Perusahaan Paling Menjanjikan Bagi Lulusan Akuntansi

3. Apa tantangan utama yang paling sering dihadapi oleh seorang akuntan?

Pertanyaan interview akuntansi yang satu ini dilontarkan oleh rekruter agar bisa mengetahui sejauh mana pengetahuanmu tentang industri akuntansi, termasuk juga tantangan yang dihadapi sebagai seorang akuntan.

Nah, untuk tips menjawabnya memang tidak ada yang benar atau salah. Namun, sebaiknya jawablah pertanyaan interview akuntansi tersebut dengan penjelasan yang masuk akal dan berikan solusi terhadap tantangan yang pernah kamu alami tersebut.

Sebagai contoh kamu bisa jelaskan bahwa, seorang akuntan di siklus periode tertentu, banyak diantaranya yang harus bekerja hingga lembur. Periode ini biasa dihadapi jika ada batas waktu pembayaran pajak ataupun ketika membuat laporan anggaran. Setelah menjelaskan tantangan tersebut, berikan tanggapanmu terhadap tantangan yang dihadapi dan berikan solusinya jika memungkinkan.

4. Software dalam bidang akuntansi apa yang kamu kuasai?

Photo by Volkan Olmez on Unsplash

Pewawancara menanyakan jenis pertanyaan interview akuntan ini dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana kemahiranmu dalam menggunakan software akuntansi.

Tips menjawab interview akuntan yang satu ini yaitu berikan penjelasan secara spesifik apa saja software akuntansi yang pernah kamu gunakan atau dikuasai. Namun akan menjadi poin plus, jika kamu telah mahir dalam menggunakan software akuntansi yang sama dengan apa yang digunakan oleh perusahaan yang kamu lamar.

Sebelum hadir dalam interview, cobalah untuk mencari tahu software akuntansi apa saja yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Biasanya kamu dapat melihat persyaratan khusus yang telah dicantumkan melalui halaman deskripsi pada lowongan kerja.

Contohnya kamu dapat menjawabnya seperti berikut ini:

Software akuntansi yang saya kuasai sejauh ini yaitu Microsoft Excel terlebih khusus dalam membuat fungsi VLOOKUP dan juga membuat tabel pivot untuk menyelesaikan analisis keuangan pada perusahaan sebelumnya. Saat ini, saya juga sedang menjalani kursus online yang mempelajari seputar software SAP.”
 

5. Bisakah kamu memberikan contoh ketika berhasil dalam membantu sebuah tim?

Jangan terkecoh dengan jenis pertanyaan interview akuntan ini, ya! Rekruter ternyata tidak selalu memintamu untuk menjelaskan bagaimana cara kamu dalam memimpin sebuah tim. Melainkan, sebagai seorang akuntan tentunya kamu perlu bekerja sama dengan berbagai tim yang berbeda.

Jadi, cobalah jelaskan mengenai cara kamu untuk mendukung atau memberikan pengaruh positif dalam suatu tim.

6. Apa kekuatan dan kelemahanmu?

Jenis pertanyaan yang satu ini memang sudah sangat sering ditanyakan oleh rekruter kepada kandidatnya, jadi bersiaplah untuk menjawabnya dengan meyakinkan.

Kamu dapat mengidentifikasi kekuatanmu di bidang akuntansi ini misalnya seperti kamu merupakan pribadi yang selalu memiliki sifat attention to detail dan teliti. Kemudian berikan contoh spesifik di mana kekuatanmu dihargai. 

Selanjutnya tips untuk menjawab pertanyaan interview akuntan mengenai kelemahan diri yaitu jika kamu menunjukkan kelemahanmu sebagai masalah, maka bicarakan juga mengenai bagaimana cara kamu dalam mengatasinya. Jangan takut untuk mengakui kelemahanmu karena jika mengatakan bahwa kamu tidak memilikinya, maka hal ini juga tidak akan membuat pewawancara terkesan.

Baca juga: Tips Menjawab Pertanyaan ‘Apa Kekuranganmu?’ Saat Interview Kerja

7. Bagaimana kamu tetap menjaga akurasi dalam pembukuan dari perusahaan?

Menjaga keakuratan pembukuan suatu perusahaan merupakan kegiatan yang penting karena dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar bila dilakukan secara keliru.

Oleh karena itu, diperlukan penguasaan software atau tools yang digunakan untuk meminimalisir kesalahan atau human-error yang dapat terjadi serta dapat mendeteksi dan mengatasinya dengan lebih cepat.

Beberapa cara paling umum untuk menjaga akurasi dalam akuntansi perusahaan yaitu sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi aliran pendapatan
  • Memperhatikan secara teliti faktur dan kwitansi
  • Menyiapkan pengembalian pajak untuk menghindari penalti
  • Menyiapkan laporan keuangan
  • Mengawasi pengeluaran yang dapat dikurangkan.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu jelaskan ketika menjawab pertanyaan interview akuntan jenis ini. Selain itu, berikan juga contoh nyata dari penjelasanmu.

8. Bagaimana caramu dalam mengelola deadline dengan beberapa proyek akuntansi?

Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash

Pertanyaan interview akuntan ini biasanya diperuntukkan oleh kandidat pelamar yang sudah memiliki pengalaman bekerja sebagai akuntan sebelumnya.

Pewawancara atau rekruter ingin mengetahui bagaimana caramu memprioritaskan pekerjaan.

Tips untuk menjawabnya yaitu dapat menyebutkan hal-hal berikut:

  • Saya dapat menyelesaikan tugas dengan menggunakan skala prioritas 
  • Saya juga mampu menggunakan aplikasi time-tracking untuk setiap proyek
  • Saya dapat mengidentifikasi tugas berulang seperti proposal penjualan dan penagihan klien dan mengubahnya menjadi suatu SOP, sehingga setiap kali saya melakukan hal ini, saya tidak perlu lagi memulainya dari awal.

9. Menurutmu, mengapa standar akuntansi itu penting?

Kamu bisa menjawab jenis pertanyaan interview akuntan ini dengan menjelaskan bahwa standar akuntansi memegang peranan yang penting dalam penyusunan laporan keuangan yang baik dan akurat. Hal ini agar dapat memastikan keandalan dan relevansi dalam laporan keuangan.

Oleh karena itu, setiap dokumen keuangan perusahaan harus dibuat sesuai dengan standar akuntansi.

10. Pernahkah kamu membuat kesalahan saat bekerja? Jika pernah, bagaimana cara kamu menanganinya?

Jenis pertanyaan interview akuntan ini memang cukup menjebak, loh! Tapi kamu bisa menjawabnya dengan jujur dan akui bahwa terkadang kamu juga melakukan kesalahan. Namun, melalui kesalahan tersebut kamu dapat bisa langsung memperbaikinya dengan sebaik mungkin.

Selain itu, hindari untuk menjawab bahwa kamu sama sekali tidak pernah melakukan kesalahan.

Baca juga: Daftar Pertanyaan Yang Perlu Diajukan Fresh Graduate Saat Interview Kerja

Itulah pertanyaan interview akuntan dan tips menjawabnya. Semoga dari artikel ini dapat membantu kamu untuk mempersiapkan diri ke tahap interview, ya!